Banyak orang mengira setiap gangguan pada mata yang terlihat keruh adalah katarak. Padahal, ada satu penyakit mata lain yang cukup sering muncul di masyarakat, yaitu pterigium. Keduanya memang sama-sama bisa mengganggu penglihatan, namun penyebab, gejala, hingga cara mengobatinya sangat berbeda. Agar tidak salah paham, mari kita bahas perbedaan pterigium dan katarak secara lengkap.
Apa Itu Pterigium?
Pterigium adalah pertumbuhan jaringan menyerupai daging yang muncul di bagian putih mata (konjungtiva) dan bisa menjalar ke kornea. Kondisi ini sering muncul akibat:
- Paparan sinar matahari berlebihan
- Debu atau angin
- Iritasi mata yang berlangsung lama
Pterigium biasanya dialami oleh orang yang sering beraktivitas di luar ruangan, seperti petani, nelayan, atau pekerja lapangan. Pada tahap awal, pterigium mungkin hanya menimbulkan keluhan mata merah atau kering. Namun bila tumbuh besar hingga menutupi kornea, penglihatan bisa terganggu.
Bagaimana dengan Katarak?
Berbeda dengan pterigium, katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh. Akibatnya, cahaya tidak dapat masuk dengan baik ke retina dan penglihatan terasa buram, berkabut, atau seperti melihat melalui kaca berembun. Katarak biasanya muncul seiring bertambahnya usia. Namun, bisa juga dipicu oleh trauma pada mata, penyakit tertentu (seperti diabetes), atau penggunaan obat-obatan jangka panjang.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pterigium ditandai dengan:
- Tumbuhnya jaringan tipis di sisi putih mata
- Mata terasa merah, perih, atau kering
- Pada kasus berat, bisa mengganggu penglihatan
Katarak ditandai dengan:
- Penglihatan kabur atau buram
- Sulit melihat di malam hari
- Silau atau sensitif terhadap cahaya
- Warna terlihat pudar
Bagaimana Mengatasinya?
Pterigium:
- Penanganan awal dengan obat tetes untuk meredakan iritasi
- Jika pertumbuhan sudah menutupi kornea, diperlukan tindakan operatif untuk mengangkat jaringan
Katarak:
- Satu-satunya cara mengatasi katarak adalah dengan operasi katarak, yaitu mengganti lensa yang keruh dengan lensa buatan
Kesimpulan: Jangan Tunggu Sampai Parah
Pterigium dan katarak adalah dua penyakit mata yang berbeda, namun sama-sama bisa mengganggu kualitas hidup bila dibiarkan. Karena itu, jangan menunda pemeriksaan bila Anda merasakan gejala seperti mata merah, ada tumbuh daging, atau penglihatan buram. Diagnosis yang tepat dari dokter mata akan menentukan langkah penanganan terbaik untuk menjaga penglihatan Anda tetap jernih.
Sayangi Mata Anda di RS Mata Ramata
RS Mata Ramata hadir dengan fasilitas lengkap dan dokter spesialis mata di Rumah Sakit Mata Ramata | Ramata Eye Center berpengalaman untuk menangani berbagai keluhan mata, termasuk pterigium dan katarak. Segera jadwalkan pemeriksaan mata Anda bersama kami. Karena melihat dengan jelas adalah kunci menikmati hidup dengan lebih baik.






