Kesehatan mata memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, tidak semua kelainan mata pada bayi dapat terlihat secara langsung oleh orang tua. Beberapa kondisi mata bawaan bahkan dapat muncul tanpa gejala yang jelas pada awal kelahiran.
Karena itu, pemeriksaan mata bayi baru lahir penting dilakukan untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya kelainan sejak dini. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah UNES atau Universal Newborn Eye Screening.
UNES merupakan pemeriksaan mata sederhana, aman, cepat, dan tidak menyakitkan yang dilakukan pada bayi baru lahir. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat kondisi mata bayi serta menemukan tanda awal kelainan yang memerlukan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut.
Apa Itu UNES?
Universal Newborn Eye Screening atau UNES adalah skrining awal kesehatan mata yang ditujukan bagi bayi baru lahir. Pemeriksaan ini dapat dilakukan saat bayi berusia sekitar 24–72 jam setelah lahir, sesuai dengan kondisi bayi dan pertimbangan tenaga kesehatan.
UNES bukanlah tindakan operasi dan tidak menggunakan prosedur invasif. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih dengan mengamati bagian luar mata serta menggunakan alat khusus untuk menilai pantulan cahaya dari dalam mata bayi.
Proses pemeriksaannya relatif singkat, yaitu sekitar 2–5 menit. Meskipun sederhana, skrining ini dapat memberikan informasi awal yang penting mengenai kondisi mata bayi.
Mengapa Pemeriksaan Mata Bayi Baru Lahir Penting?
Bayi belum dapat menyampaikan apabila mengalami gangguan penglihatan. Selain itu, beberapa kelainan mata bawaan mungkin tidak langsung terlihat hanya dengan pengamatan sehari-hari.
Pemeriksaan mata sejak dini penting karena dapat membantu:
1. Menemukan tanda kelainan mata bawaan
UNES dapat membantu tenaga kesehatan menemukan tanda awal kelainan pada kelopak mata, kornea, pupil, posisi bola mata, lensa, maupun retina.
2. Mempercepat pemeriksaan lanjutan
Apabila ditemukan hasil yang tidak normal, bayi dapat segera dirujuk ke dokter spesialis mata untuk menjalani pemeriksaan yang lebih lengkap.
3. Meningkatkan peluang penanganan lebih awal
Semakin cepat gangguan mata diketahui, semakin cepat pula dokter dapat menentukan pemantauan atau penanganan yang sesuai. Deteksi dini sangat penting untuk mendukung perkembangan fungsi penglihatan anak.
4. Memberikan ketenangan kepada orang tua
Hasil skrining dapat membantu orang tua memahami kondisi awal kesehatan mata bayi. Apabila hasilnya normal, orang tua tetap akan diberikan anjuran kontrol sesuai kebutuhan dan perkembangan anak.
Bagaimana Proses Pemeriksaan UNES?
Pemeriksaan UNES dilakukan melalui beberapa tahapan sederhana.
Pemeriksaan eksternal mata
Tenaga kesehatan akan mengamati bagian luar mata bayi, seperti:
- Kelopak mata
- Kornea atau bagian bening di depan mata
- Pupil
- Ukuran dan posisi bola mata
Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan bentuk, ukuran, posisi, atau kondisi lain yang memerlukan perhatian.
Red Reflex Test
Tahap berikutnya adalah red reflex test atau pemeriksaan refleks merah. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat khusus untuk melihat pantulan cahaya dari bagian dalam mata.
Pantulan cahaya tersebut dapat membantu tenaga kesehatan mengenali kemungkinan gangguan pada media penglihatan maupun retina. Apabila refleks terlihat berbeda antara mata kanan dan kiri, tidak muncul, atau menunjukkan hasil yang tidak normal, bayi mungkin memerlukan evaluasi lanjutan oleh dokter spesialis mata.
Penyampaian hasil dan tindak lanjut
Setelah pemeriksaan selesai, orang tua akan mendapatkan informasi mengenai hasil skrining.
Apabila hasil pemeriksaan normal, bayi dapat melanjutkan kontrol rutin sesuai anjuran dokter. Namun, apabila ditemukan tanda kelainan, bayi akan dirujuk untuk menjalani pemeriksaan mata yang lebih lengkap di RS Mata Ramata.
Kelainan Mata yang Dapat Dibantu Dideteksi Melalui UNES
UNES dapat membantu menemukan tanda awal beberapa kelainan mata pada bayi, antara lain:
Katarak bawaan
Katarak bawaan adalah kondisi ketika lensa mata bayi terlihat keruh sejak lahir. Kekeruhan pada lensa dapat menghambat masuknya cahaya ke dalam mata dan memengaruhi perkembangan penglihatan.
Retinoblastoma
Retinoblastoma merupakan tumor pada retina yang dapat terjadi pada anak. Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah munculnya pantulan putih pada pupil, terutama saat terkena cahaya atau ketika difoto menggunakan lampu kilat.
Glaukoma bawaan
Glaukoma bawaan berkaitan dengan peningkatan tekanan di dalam mata sejak usia dini. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan dan penanganan dokter untuk mencegah gangguan penglihatan lebih lanjut.
Ptosis
Ptosis adalah kondisi ketika kelopak mata bagian atas turun dan dapat menutupi sebagian pupil. Apabila cukup berat, kondisi tersebut dapat mengganggu masuknya cahaya dan perkembangan penglihatan bayi.
Mikroftalmia
Mikroftalmia merupakan kondisi ketika ukuran salah satu atau kedua bola mata lebih kecil dibandingkan ukuran normal. Kondisi ini dapat disertai gangguan pada struktur mata lainnya.
Kelainan retina
UNES juga dapat membantu menemukan tanda awal gangguan pada retina, yaitu lapisan peka cahaya di bagian belakang mata. Diagnosis yang pasti tetap memerlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis mata.
Perlu dipahami bahwa UNES merupakan pemeriksaan skrining awal, bukan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis. Hasil yang tidak normal perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan dokter spesialis mata dan pemeriksaan penunjang apabila diperlukan.
Kapan Orang Tua Perlu Membawa Bayi ke Dokter Mata?
Selain mengikuti skrining mata setelah bayi lahir, orang tua perlu segera berkonsultasi dengan dokter apabila menemukan tanda-tanda seperti:
- Pupil terlihat putih atau tidak berwarna hitam seperti biasanya
- Mata bayi tampak keruh
- Ukuran mata kanan dan kiri terlihat berbeda
- Kelopak mata menutupi pupil
- Mata tampak terus berair atau sensitif terhadap cahaya
- Posisi kedua mata terlihat tidak sejajar
- Bayi tidak memberikan respons terhadap cahaya atau benda di sekitarnya
Pemeriksaan lebih awal dapat membantu dokter menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.
Pemeriksaan Mata Bayi di RS Mata Ramata
RS Mata Ramata | Ramata Eye Center menghadirkan layanan UNES sebagai bagian dari upaya mendukung deteksi dini kelainan mata pada bayi baru lahir. Melalui kolaborasi dengan rumah sakit ibu dan anak serta tenaga kesehatan terkait, pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjaga masa depan penglihatan anak.
Pemeriksaan UNES hanya membutuhkan waktu beberapa menit, tetapi manfaatnya dapat berperan penting bagi perkembangan penglihatan bayi. Orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui jadwal, prosedur, serta kebutuhan pemeriksaan mata bayi baru lahir di RS Mata Ramata.
Deteksi dini hari ini merupakan langkah penting untuk mendukung masa depan penglihatan si kecil yang lebih baik.




