Emergency Call

Reservation

Customer Care

Emergency Call

Reservation

Customer Care

Artikel

3 Penyakit Mata Umum yang Perlu Anda Waspadai Menurut Ahli di Ramata Eye Center

penyakit-mata-eye-center

Kesehatan mata sering kali baru diperhatikan saat gangguan sudah terasa mengganggu aktivitas sehari-hari. Padahal, banyak penyakit mata berkembang secara perlahan tanpa gejala berarti di tahap awal. Menurut tim dokter spesialis di Ramata Eye Center, deteksi dini menjadi kunci utama untuk mencegah penurunan penglihatan permanen.

Berikut adalah 3 penyakit mata umum yang perlu Anda waspadai:

  1. Katarak

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan tampak buram atau berkabut. Penyakit ini sering terjadi pada usia di atas 50 tahun, namun usia muda denga faktor risiko seperti diabetes, cedera mata, atau paparan sinar ultraviolet (matahari) secara berlebihan dapat menrangsang pertumbuhan katarak di usia muda.

Gejala katarak meliputi:

  • Penglihatan kabur. Terkadang penderita mengeluhkan seperti berkabut/ada asap di penglihatan
  • Silau saat melihat cahaya
  • Warna terlihat lebih pudar
  • Kesulitan melihat di malam hari

Hingga saat ini, belum ada obat tetes mata yang dapat menghilangkan kekeruhan tersebut. Operasi katarak merupakan prosedur yang aman dan telah membantu banyak pasien mendapatkan kembali kualitas penglihatannya. Melalui tindakan ini, lensa mata yang keruh digantikan dengan lensa buatan (IOL) sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.

  1. Glaukoma

Glaukoma dikenal sebagai “pencuri penglihatan” karena sering tidak menimbulkan gejala di tahap awal. Penyakit ini terjadi akibat kerusakan saraf optik yang umumnya disebabkan oleh tekanan bola mata yang tinggi.

Jika tidak ditangani, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Penyempitan lapang pandang
  • Nyeri mata hebat (pada kasus tertentu)
  • Mata merah dan sakit kepala

Pemeriksaan tekanan bola mata secara rutin sangat penting, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma.

  1. Mata Minus (Miopia)

Miopia atau rabun jauh semakin umum terjadi, terutama pada anak dan remaja akibat penggunaan gadget yang berlebihan dan kurangnya aktivitas luar ruangan. Penderita miopia kesulitan melihat objek yang jauh dengan jelas.

Jika tidak dikontrol dengan baik, miopia dapat berkembang menjadi minus tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti gangguan retina.

Ramata Eye Center menyediakan berbagai pilihan penanganan miopia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien, mulai dari penggunaan kacamata, lensa kontak khusus, hingga program terapi kontrol miopia untuk anak.

 

Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Rutin

Banyak penyakit mata berkembang tanpa disadari. Oleh karena itu, pemeriksaan mata secara rutin minimal setiap satu tahun sekali sangat dianjurkan, terutama bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko tertentu.

Jangan tunggu hingga penglihatan menurun. Konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Paket Terkait