• info@rsmramata.com
  • 0361 9069009

Screening Retinopati Diabetik

Halo sabahat Ramata, seperti yang kita tahu, penyakit kencing manis dapat menyebabkan komplikasi di berbagai organ. Organ mata adalah salah satunya. Pada artikel ini, kami RS Mata Ramata ingin membahas tentang Retinopati diabetik yang merupakan bentuk komplikasi kencing manis pada organ mata. 

Pada retinopati diabetik terjadi kerusakan pembuluh darah pada lapisan saraf mata yang disebut retina. Pada umumnya penderita retinopati diabetik mengalami beberapa gejala sebagai berikut:

  • Penglihatan menurun secara perlahan
  • Tampak ada benda atau bercak hitam yang melayang-layang di lapangan pandang
  • Kebutaan dapat terjadi secara perlahan jika tidak ditangani

Retinopati diabetik dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  1. Non Proliferatif  merupakan bentuk awal retinopati diabetik dimana terjadi kebocoran pembuluh darah di saraf mata
  2. Proliferatif merupakan bentukan lanjut dari non proliferatif diabetik  yang sudah menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti perdarahan di dalam bola mata dan lepasnya saraf mata

Kedua kondisi ini dapat diketahui melalui pemeriksaan mata dengan metode :

  1. Pemeriksaan Foto Fundus untuk mengetahui kondisi dalam bola mata antara lain perdarahan dan lepasnya lapisan saraf mata
  2. Pemeriksaan OCT atau Optical Coherence Tomography untuk mengetahui kelainan pada lapisan saraf mata yang tidak terdeteksi dengan foto fundus

Selain kontrol gula darah serta pola makan yang baik, Penanganan  oleh dokter mata subspesialis vitreoretinal diperlukan untuk pengobatan retinopati diabetic. Beberapa pilihan terapinya dapat berupa : 

  • Penggunaan laser fotokoagulasi 
  • Penyuntikan obat-obatan Anti VEGF ke dalam bola mata, sampai
  • Tindakan Operasi yang bernama Vitrektomi,

Pemeriksaan/screening  serta pengobatan kondisi lapisan saraf mata (retina) sedini mungkin memegang peranan penting dalam kualitas kesehatan mata penderita kencing manis.