• info@rsmramata.com
  • 0361 9069009

Mengenal Katarak : Gejala, Penyebab & Penangannya

Halo sahabat Ramata, katarak merupakan penyebab kebutaan paling banyak, terutama untuk orang yang berusia diatas 40 tahun. Enam puluh persen kebutaan disebabkan oleh katarak di Indonesia, dan khususunya di Bali sendiri 56.000 penduduk menderita katarak


katarak merupakan penyakit mata berupa kekeruhan pada lensa mata. beberapa gejala yang dialami penderita katarak adalah 

  • Penglihatan buram atau berkabut, atau pada fase tertentu, penderita sama sekali tak dapat melihat
  • Sangat peka dengan paparan sinar atau cahaya
  • Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu

 

katarak dapat muncul akbiat beberapa hal, seperti 

  • Mata terkena sinar matahari (ultraviolet) dalam durasi lama dan tanpa pelindung
  • Diabetes atau penyakit kencing manis
  • Penggunaan obat tertentu seperti steroid
  • Operasi mata sebelumnya
  • Kecelakaan pada mata
  • Faktor lain yang belum diketahui


Operasi pergantian lensa merupakan solusi untuk penyakit katarak. Perkembangan teknologi memungkinkan perkembangan operasi ini.  operasi dengan instrumen fakoemulsifikasi. operasi ini hanya memerlukan sayatan minim 1,7 mm – 2,2 mm dan tanpa jahitan, pengembalian pandangan pasien diharapkan pulih hanya dalam waktu sehari. Dalam proses ini, lensa mata yang telah mengalami katarak akan digantikan dengan lensa tanam atau lensa intra okular. 

Teknik lain yang dipergunakan untuk mengatasi katarak adalah Small Incision Cataract Subtraction (SICS). Sesuai namanya, dokter hanya melakukan dua sayatan minim untuk melepas lensa yang terkena katarak dan menggantinya dengan lensa tanam.

terdapat 3 jenis lensa yang biasa digunakan dalam operasi katarak

  • Lensa Monofocal: Lensa Aspheric dan Lensa Non Aspheric
  • Lensa Multifocal
  • Lensa Toric