Penglihatan Mendadak Kabur? Jangan Tunggu Hingga Besok
Bangun tidur lalu tiba-tiba penglihatan menjadi buram. Saat bekerja, salah satu mata mendadak tidak bisa melihat dengan jelas. Atau tiba-tiba muncul bayangan hitam yang menutupi sebagian penglihatan. Banyak orang menganggap kondisi tersebut hanya karena mata lelah. Padahal, mata kabur yang muncul secara tiba-tiba dapat menjadi tanda keadaan darurat pada mata yang memerlukan pemeriksaan segera. Tidak semua mata kabur bersifat ringan. Pada beberapa kasus, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen. Karena itu, memahami penyebab dan mengenali tanda bahaya sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Apa yang Dimaksud Mata Kabur Tiba-Tiba?
Mata kabur tiba-tiba adalah kondisi ketika penglihatan yang sebelumnya normal berubah menjadi buram dalam waktu singkat, mulai dari beberapa detik, menit, hingga beberapa jam.
Gangguan dapat terjadi:
- Pada satu mata.
- Pada kedua mata.
- Secara terus-menerus.
- Hilang timbul.
- Disertai nyeri atau tanpa nyeri.
Perubahan mendadak ini tidak boleh dianggap sepele, terutama bila disertai gejala lain.
Penyebab Mata Kabur Tiba-Tiba
Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan.
- Ablasi Retina (Retina Lepas)
Ablasi retina merupakan kondisi ketika retina terlepas dari jaringan di bawahnya sehingga tidak lagi mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup.
Gejala
- Penglihatan mendadak kabur.
- Muncul banyak floaters.
- Kilatan cahaya.
- Bayangan seperti tirai hitam.
- Kehilangan sebagian lapang pandang.
Ablasi retina merupakan keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera.
- Perdarahan Retina atau Vitreous
Perdarahan dapat terjadi akibat:
- Diabetes.
- Cedera mata.
- Robekan retina.
- Penyakit pembuluh darah retina.
Pasien biasanya mengeluhkan:
- Penglihatan mendadak gelap.
- Banyak bintik hitam.
- Pandangan seperti tertutup asap.
- Glaukoma Sudut Tertutup Akut
Pada kondisi ini, tekanan bola mata meningkat secara cepat sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf mata.
Gejalanya meliputi:
- Mata sangat nyeri.
- Penglihatan kabur.
- Mata merah.
- Melihat lingkaran cahaya (halo).
- Mual dan muntah.
Kondisi ini memerlukan penanganan darurat.
- Retinopati Diabetik
Pada penderita diabetes, pembuluh darah retina dapat pecah sehingga menyebabkan perdarahan dan penurunan penglihatan secara tiba-tiba.
- Stroke
Tidak semua mata kabur berasal dari mata.
Gangguan aliran darah ke otak akibat stroke juga dapat menyebabkan:
- Penglihatan kabur.
- Kehilangan sebagian lapang pandang.
- Penglihatan ganda.
Jika disertai kelemahan anggota tubuh, sulit berbicara, atau wajah mencong, segera cari pertolongan medis darurat.
- Neuritis Optik
Peradangan pada saraf optik dapat menyebabkan:
- Penglihatan menurun.
- Nyeri saat menggerakkan mata.
- Warna tampak pudar.
Kondisi ini memerlukan evaluasi oleh dokter.
- Migren dengan Aura
Pada sebagian orang, migren dapat menyebabkan gangguan penglihatan sementara seperti:
- Kilatan cahaya.
- Garis zig-zag.
- Penglihatan kabur.
Gejala biasanya berlangsung sementara, tetapi tetap perlu dibedakan dari kondisi mata yang lebih serius.
- Mata Kering Berat
Pada beberapa kasus, mata kering dapat menyebabkan penglihatan buram yang membaik setelah berkedip atau menggunakan tetes mata sesuai anjuran dokter.
Namun, diagnosis tetap perlu ditegakkan melalui pemeriksaan.
Gejala yang Tidak Boleh Diabaikan
Segera datang ke dokter mata atau instalasi gawat darurat apabila mata kabur disertai:
- Kilatan cahaya.
- Floaters yang tiba-tiba bertambah banyak.
- Bayangan hitam seperti tirai.
- Nyeri mata hebat.
- Mata merah.
- Mual dan muntah.
- Kehilangan sebagian penglihatan.
- Cedera pada mata.
- Penglihatan ganda.
- Kesulitan berbicara atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
Gejala-gejala tersebut dapat mengindikasikan kondisi yang memerlukan penanganan segera.
Bagaimana Dokter Menentukan Penyebab Mata Kabur?
Karena penyebabnya sangat beragam, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan Ketajaman Penglihatan
Untuk mengetahui tingkat penurunan penglihatan.
Pemeriksaan Slit Lamp
Digunakan untuk mengevaluasi kornea, lensa, dan bagian depan mata.
Pemeriksaan Retina
Dokter akan memeriksa retina menggunakan alat khusus setelah pelebaran pupil bila diperlukan.
OCT Retina
Membantu melihat struktur retina secara detail dan mendeteksi berbagai kelainan.
Pemeriksaan Tekanan Bola Mata
Dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan tekanan yang mengarah pada glaukoma.
USG Mata
Apabila retina tidak dapat terlihat akibat perdarahan atau media mata yang keruh, dokter dapat menggunakan USG mata.
Bagaimana Penanganannya?
Penanganan bergantung pada penyebab mata kabur.
Beberapa terapi yang dapat dipertimbangkan dokter antara lain:
Laser Retina
Untuk robekan retina atau kondisi tertentu pada retinopati diabetik.
Injeksi Intravitreal
Digunakan pada beberapa penyakit retina seperti edema makula diabetik atau degenerasi makula tipe basah.
Operasi Vitrektomi
Dilakukan pada kondisi seperti:
- Perdarahan vitreous.
- Ablasi retina.
- Lubang makula.
Operasi Katarak
Jika penyebab utama penglihatan kabur adalah katarak yang sudah mengganggu aktivitas.
Obat Tetes Mata
Digunakan pada kondisi tertentu, misalnya glaukoma atau penyakit permukaan mata, sesuai diagnosis dokter.
Apakah Mata Kabur Bisa Sembuh?
Kemungkinan pemulihan bergantung pada:
- Penyebab mata kabur.
- Seberapa cepat mendapatkan penanganan.
- Tingkat kerusakan yang telah terjadi.
- Kondisi kesehatan pasien.
Semakin cepat penyebabnya diketahui dan ditangani, semakin besar peluang mempertahankan penglihatan.
Layanan Pemeriksaan Mata di Rumah Sakit Mata Ramata
Rumah Sakit Mata Ramata menyediakan layanan pemeriksaan komprehensif untuk pasien dengan keluhan mata kabur, baik yang terjadi secara perlahan maupun mendadak.
Layanan meliputi:
- Pemeriksaan mata lengkap.
- Pemeriksaan retina.
- OCT Retina.
- Pemeriksaan tekanan bola mata.
- USG mata sesuai indikasi.
- Pemeriksaan glaukoma.
- Pemeriksaan katarak.
- Laser retina.
- Injeksi intravitreal.
- Operasi vitreoretina pada kasus tertentu.
Dengan dukungan dokter spesialis mata dari berbagai subspesialis dan fasilitas diagnostik modern, pasien akan mendapatkan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab gangguan penglihatan serta menentukan penanganan yang paling sesuai.





