Emergency Call

Reservation

Customer Care

Emergency Call

Reservation

Customer Care

Artikel

Lindungi Mata Anda dari Abu Vulkanik

abu vulkanik 1

Abu vulkanik bukan hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mata. Partikel abu yang sangat halus dapat terbawa angin dan masuk ke permukaan mata, terutama saat berada di luar ruangan pada kondisi erupsi atau hujan abu.

Bagi sebagian orang, paparan abu vulkanik dapat menimbulkan iritasi ringan. Namun, pada kondisi tertentu, keluhan dapat menjadi lebih berat apabila partikel abu menggesek permukaan mata atau mata terus digosok saat terasa tidak nyaman.

Dampak Abu Vulkanik pada Mata

abu vulkanik 3

Paparan abu vulkanik dapat menyebabkan beberapa keluhan pada mata, seperti mata terasa perih, merah, berair, gatal, terasa seperti berpasir, atau lebih sensitif terhadap cahaya. Beberapa orang juga dapat mengalami penglihatan sementara menjadi kurang nyaman akibat iritasi pada permukaan mata.

Partikel abu vulkanik dapat bersifat abrasif. Artinya, jika partikel tersebut menempel di mata kemudian digosok, permukaan mata dapat mengalami iritasi yang lebih berat.

Pengguna lensa kontak juga perlu lebih berhati-hati karena partikel abu dapat terperangkap di antara lensa kontak dan permukaan mata sehingga meningkatkan rasa tidak nyaman.

Jika Abu Masuk ke Mata, Jangan Lakukan Ini

Saat mata terasa kemasukan abu, hindari langsung menggosok atau mengucek mata. Menggosok mata dapat membuat partikel abu bergesekan dengan permukaan mata dan memperberat iritasi.

Jangan mencoba mengeluarkan partikel dengan benda seperti tisu, kapas, ujung kain, atau jari. Hindari pula menggunakan obat tetes mata sembarangan tanpa mengetahui kandungannya.

Jika sedang menggunakan lensa kontak dan mata mulai terasa tidak nyaman akibat paparan abu, sebaiknya lepaskan lensa kontak dengan tangan yang bersih dan gunakan kacamata untuk sementara.

Mata dapat dibilas secara perlahan menggunakan air bersih atau cairan pencuci mata yang sesuai. Setelah itu, hindari menggosok mata meskipun masih terasa sedikit tidak nyaman.

Cara Melindungi Mata Saat Terpapar Abu Vulkanik

abu vulkanik 2

Saat terjadi hujan abu, cara terbaik untuk mengurangi risiko iritasi adalah membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan.

Jika harus beraktivitas di luar, gunakan kacamata pelindung atau goggles yang dapat membantu mengurangi masuknya partikel abu ke mata. Kacamata biasa dapat memberikan perlindungan, tetapi goggles yang menutup area sekitar mata biasanya memberikan perlindungan lebih baik.

Selain itu, tutup pintu dan jendela rumah untuk membantu mengurangi masuknya abu. Hindari penggunaan lensa kontak selama lingkungan masih dipenuhi abu vulkanik dan pilih kacamata sebagai alternatif.

Setelah kembali dari luar ruangan, cuci tangan dan wajah dengan bersih sebelum menyentuh area mata.

Kapan Mata Harus Diperiksa?

Keluhan ringan akibat abu vulkanik biasanya dapat membaik setelah mata dibersihkan dan paparan dihentikan. Namun, pemeriksaan ke dokter mata sebaiknya dilakukan jika mata tetap merah atau nyeri, rasa seperti ada benda asing tidak menghilang, mata sulit dibuka, penglihatan menjadi kabur, sensitivitas terhadap cahaya meningkat, atau keluhan justru semakin berat.

Pemeriksaan juga penting apabila Anda merasa ada partikel yang masih tertinggal di dalam mata setelah dilakukan pembilasan.

Menjaga kesehatan mata selama terjadi hujan abu vulkanik tidak hanya dilakukan dengan membersihkan mata setelah terpapar. Pencegahan sejak awal dengan membatasi paparan dan menggunakan pelindung mata yang tepat merupakan langkah yang paling penting.

Paket Terkait